Selamat Datang di Blog Ridwan

Sabtu, 31 Agustus 2013

Adolf Hitler




Kekejaman Adolf Hitler atas pembantaian umat Yahudi

Antara tahun 1933 1933dan 1945, Nazi Jerman membangun sekitar 20.000 kamp untuk memenjarakan jutaan korban. Kamp-kamp ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti kamp kerja paksa, kamp transit yang berfungsi sebagai stasiun kereta api sementara, dan kamp pemusnahan yang secara eksklusif dan utamanya dibangun untuk pembantaian massal. Sejak berkuasa tahun 1933, rezim Nazi membangun sejumlah fasilitas penjara untuk menahan dan menghabisi apa yang disebut “musuh negara.” Kebanyakan tahanan yang dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi awal adalah kaum Komunis Jerman, Sosialis, Sosial Demokrat, orang Roma (Gipsi), penganut aliran Saksi Yehova, kaum homoseksual, dan orang-orang yang dituduh “asosial” atau yang menyimpang perilakunya secara sosial. Semua fasilitas ini disebut “kamp konsentrasi” karena mereka yang dikurung di kamp tersebut secara fisik “dikonsentrasikan” dalam satu lokasi.
Setelah Jerman menganeksasi Austria pada bulan Maret 1938, Nazi menangkap kaum Yahudi Jerman dan Austria dan mengurung mereka di kamp konsentrasi Dachau, Buchenwald, dan Sachsenhausen yang semuanya berlokasi di Jerman. Setelah peristiwa kekerasan pogrom Kristallnacht (“Malam Kaca Pecah”) pada bulan November 1938, Nazi melakukan penangkapan massal terhadap laki-laki dewasa Yahudi dan mengurung mereka dalam kamp untuk periode waktu yang tak terlalu lama.
Menyusul invasi Jerman ke Polandia pada bulan September 1939, Nazi membuka kamp-kamp kerja paksa di mana ribuan tahanan mati karena kelelahan, kelaparan, dan pajanan cuaca. Kamp-kamp ini dijaga oleh unit-unit SS. Selama Perang Dunia II, sistem kamp Nazi berkembang dengan sangat cepat. Di beberapa kamp, para dokter Nazi melakukan eksperimen terhadap para tahanan.
Selepas invasi Jerman ke Uni Soviet pada bulan Juni 1941, Nazi menambah jumlah kamp tahanan perang (POW). Sebagian kamp baru dibangun di dalam kompleks kamp konsentrasi yang sudah ada (seperti Auschwitz) di wilayah Polandia yang diduduki. Kamp di kota Lublin, yang kemudian dikenal dengan nama Majdanek, dibangun pada musim gugur tahun 1941 sebagai kamp tahanan perang dan menjadi kamp konsentrasi pada tahun 1943. Ribuan tahanan perang Soviet ditembak dan dibunuh dengan gas di tempat ini.
Untuk memfasilitasi “Solusi Akhir” (genosida atau pembantaian massal kaum Yahudi), Nazi membangun kamp pemusnahan di Polandia, negara dengan populasi Yahudi paling besar. Kamp-kamp pemusnahan ini dirancang agar efisien untuk pembantaian massal. Chelmno, kamp pemusnahan yang pertama, dibuka pada bulan Desember 1941. Di sini, kaum Yahudi dan orang Roma dibantai menggunakan mobil gas. Pada tahun 1942, Nazi membuka kamp pemusnahan Belzec, Sobibor, dan Treblinka untuk secara sistematis membantai kaum Yahudi dari Generalgouvernement (teritori dalam wilayah pendudukan di Polandia).
Nazi membangun kamar gas (ruang yang diisi gas beracun untuk membunuh orang yang ada di dalamnya) agar pembunuhan lebih efisien dan si pembantainya tidak akan merasa iba. Di kompleks kamp Auschwitz, kamp pemusnahan Birkenau memiliki empat kamar gas. Saat deportasi ke kamp ini mencapai puncaknya, orang Yahudi yang dibantai dengan gas setiap harinya di sini mencapai 6.000 orang.
Dalam perjalanan menuju pusat -pusat pembantaian di daerah pendudukan di Polandia, kaum Yahudi yang berada di wilayah-wilayah yang diduduki Nazi awalnya sering dideportasi ke kamp-kamp transit seperti Westerbork di Belanda, atau Drancy di Prancis. Kamp transit tersebut biasanya merupakan pemberhentian terakhir sebelum dideportasi ke kamp pemusnahan.
Jutaan orang dikurung dan mengalami berbagai bentuk pelecehan dalam kamp-kamp Nazi. Di bawah pengawasan SS, Jerman dan para kolaboratornya, lebih dari tiga juta orang Yahudi dibantai di kamp pemusnahan saja. Hanya sebagian kecil dari mereka yang ditahan di kamp Nazi yang bertahan hidup.


Selasa, 20 Agustus 2013

Makhluk Hidup



MAKHLUK HIDUP (ORGANISME)
Makhluk hidup adalah kajian utama dari ilmu biologi. Makhluk hidup dapat berupa organism bersel satu sampai organisme multi seluler. Dalam biologi dan ekologi, organisme (bahasa Yunani: organon yang berarti alat) adalah kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat sebagai makhluk hidup.
Istilah organisme kompleks mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel.
Istilah "organisme" (Yunani ργανισμός - organismos, dari ργανον Yunani Kuno - Organon "organ, instrumen, alat") pertama kali muncul dalam bahasa Inggris pada 1701 dan mengambil definisi saat ini oleh 1834 (Oxford Dictionary Inggris).Hal ini langsung berkaitan dengan "organisasi" panjang. Ada sebuah tradisi panjang mendefinisikan organisme sebagai mengorganisir diri makhluk.
Telah ada banyak kontroversi terbaru tentang cara terbaik untuk menentukan organisme dan memang tentang apakah atau tidak seperti definisi yang diperlukan. Beberapa kontribusi adalah tanggapan terhadap saran bahwa kategori "organisme "mungkin tidak memadai dalam biologi.
Klasifikasi ilmiah dalam biologi menganggap organisme identik dengan "kehidupan di Bumi". Berdasarkan jenis sel, organisme dapat dibagi menjadi kelompok prokariotik dan eukariotik. Prokariota mewakili dua domain terpisah, Bakteri dan Archaea.Organisme eukariotik, dengan inti sel membran-dibatasi, juga mengandung organel, yaitu mitokondria dan (pada tanaman) plastida, umumnya dianggap berasal dari bakteri endosymbiotic [6] Jamur, hewan dan tumbuhan adalah contoh spesies yang eukariota..
Ciri-ciri makhluk hidup :

A.     Makhluk hidup memerlukan makanan
Makanan dibutuhkan oleh manusia untuk menjagakesehatan tubuhnya. Makanan diperlukan olehtubuh untuk menghasilkan tenaga. Bila tidak makantubuh kita akan terasa lemas.Jenis makanan yanh dimakan oleh manusiaada yang berasal dari hewan dan ada yang berasal daritumbuhan.

Makanan yang berasal dari hewan dapat berupa : 
a.Daging
b.Telur 
c.Ikan
d.Susu
Makanan yang berasal dari tumbuhan dapat dikelompokanmenjadi 3 kelompok, yaitu :
1.Kelompok biji-bijian seperti :padi, jagung, dan gandum.
2.Kelompok sayuran seperti kangkung, kol, labu siam, bayam, wortel, terung, dan lain-lain.
3.Kelompok buah-buahan misalnya mangga, pisang,rambutan, jeruk, belimbing, semangka, dan lain-lain.
Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri.Bahan yang digunakan berupa air dan garammineral yang diserap oleh akar dari dalam tanah.Proses pembuatan makanan pada tumbuhan terjadi pada daun.
Hewan juga memerlukan makanan.Ada hewan pemakan tumbuhan,hewan pemakan daging atau hewanlain, ada hewan pemakankeduannya.

•Hewan pemakan tumbuhan disebut Herbivora,contohnya sapi, burung, kambing, zarafah danlain – lain.
•Hewan pemakan daging atau disebut karnivora,contohnya singa, buaya, harimau, ular, anjingdan lain – lain.
•Hewan pemakan daging dan tumbuhan disebutomnivora, contohnya kucing.



B.     Makhluk hidup bergerak 
Semua makhluk hidup dapat bergerak.Misalnya, manusia dapat berjalan, duduk, berlari, dan lain-lain. Hewan juga dapat bergerak. Ada yang bergerak menggunakankaki, sayap, sirip, atau perut.Gerak tumbuhan tidak berpindah tempat, tetaptumbuhan bergerak ketika batang ataudaunnya bergoyang ditiup angin atau bergerak mengikuti arah datangnyarangsang, misalnya sinar matahari.
C.     Makhluk hidup tumbuh
Manusia sejak bayi mengalami pertumbuhan hingga tubuhnya berubah menjadi besar danbertambah berat.Tumbuhan juga mengalami pertumbuhan. Mulai darikecil hingga bertambah tinggi dan bertambah besar.Pertumbuhan hewan juga sama seperti manusia dan tumbuhan dari yang asalnya kecil menjadi besar, susunan tubuhnya pun mengalami perubahan.
D.    Makhluk hidup berkembang biak
•Manusia berkembang biak dengan cara melahirkananaknya.
•Hewan berkembang biak dengan cara bertelur danmelahirkan.
•Tumbuhan berkembang biak dengan beberapa cara,antara lain
a) Dengan biji dan tunas,
b) Dengan cara setek,
c) Dengan cara okulasi,
d) Dengan cara cangkok dan
e) Dengan akar tinggal
E.      Makhluk hidup bernafas
Pada saat bernafas, kita menghirup udara yangmengandung oksigen dan menghembuskan udara yangmengandung karbon dioksida.Manusia bernafas denganmenggunakan paru- paru.Bagaimana tumbuhan dan hewan bernafas?Tumbuhan bernafas melalui seluruh permukaan tubuhnya,udara dapat masuk melalui mulut daun [stomata], pori –  pori kulit batang [lentisel] dan melalui akar.
Hewan juga bernafas, yaitu menghirup danmengembuskan udara. Hewan bernafas dengan bermacamcara, contoh:
•Hewan menyusui bernafas dengan paru-paru sepertikucing, singa, sapi, kuda, dan lain – lain.
•Ikan bernafas dengan insang seperti ikan mas, mujair,dan lain – lain.
•Katak dewasa bernafas dengan paru – paru dan kulit,ketika masih menjadi berudu, katak bernafas denganinsang.
•Serangga, seperti kupu – kupu, nyamuk, dan lalat bernafas dengan trakea.
•Cacing bernafas melalui permukaan kulit.

F.      Makhluk hidup menerima dan menanggapi rangsang
Ketika tangan atau kakimu secara tidak sengaja menyentuh benda panas,maka secara cepat pasti kamu akan menarik tangan atau kakimu. Artinya ,kamu menerima dan menanggapi rangsang panas yang mengenai sebagiananggota tubuhnmu.Contoh pada tumbuhan putri malu yang disentuh dengan ujung jari, makadaun putri malu perlahan – lahan akan menguncup. Tapi beberapa saatkemudian daun putri malu tadi akan kembali tegak seperti semula.Apakah hewan menerima dan menaggapi rangsang? Ternyata hewanpundapat menerima rangsang berupa cahaya, suara, bau atau sentuhan.Contoh seekor cacing kita letakan diatas tanah yang terkena cahayamatahari, maka cacing itu akan menggeliat – geliat karena kepanasan.
G.    Mengeluarkan zat-zat sisa (ekskresi)
Setiap hari urin (air seni) harus dikeluarkan. Urin yang diproduksi didalam ginjal dialirkan kekantong air seni (kantong kemih), kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui saluran kencing. Urin mengandung urea dan karbon dioksida hasil pernapasan, harus dikeluarkan dari tubuh karena bersifat racun bagi tubuh. Hewan mengeluarkan zat-zat sisa dari prosese metabolisme. Metabolisme adalah proses pertukaran zat yang terjadi didalam mahkluk hidup. Misalnya proses pernafasan dan pencernaan makanan.

Tumbuhan juga mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme. Zat sisa pada tumbuhan berupa karbon dioksida (sebagai sisa proses pernafasan) dan oksigen (sebagai sisa proses fotosintesis). Zat-zat sisa dikeluarkan melalui stomata (yg terdapat pada daun) atau lentisel (yg terdapat pada batang). Pada tumbuhan hijau, zat-zat tersebut akan diperlukan kembali. Karbon dioksida diperlukan untuk fotosintesis dan oksigen diperlukan untuk respirasi.